Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

23 hours ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali Pameran Produk Unggulan Desa yang digelar di Lapangan Desa Butuh, Boyolali, Rabu (14/1).(MI/Haryanto Mega)

BERAGAM produk unggulan desa dari berbagai daerah meramaikan Pameran Produk Unggulan Desa dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu (14/1). Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari olahan pangan lokal seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang dikenal langka.

Sekretaris TP PKK Kabupaten Boyolali, Mindaryati, menyebut puncak peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali menjadi momentum penting untuk mendorong desa-desa agar semakin berkembang, inovatif, serta memperkuat pemberdayaan UMKM.

“Luar biasa sekali menyambut Hari Desa Nasional di Kabupaten Boyolali secara nasional. Kami berharap momentum ini mampu memotivasi desa-desa agar berkembang lebih optimal dan semakin inovatif,” ujar Mindaryati.

Ia menjelaskan, pameran tersebut menjadi wadah promosi produk UMKM sekaligus menampilkan hasil pembinaan Tim Penggerak PKK melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan UP2K Terpadu (UP2KT) dari tingkat kecamatan hingga desa.

“Kami sebagai pembina UP2K dan UP2KT melakukan pendampingan mulai dari kecamatan hingga desa, agar usaha-usaha peningkatan kesejahteraan keluarga bisa berkembang,” katanya.

Menurut Mindaryati, sejumlah produk lokal Boyolali yang dipamerkan memanfaatkan potensi bahan baku melimpah yang sebelumnya belum dioptimalkan. Salah satunya abon pepaya. “Ada beberapa bahan yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara maksimal, contohnya pepaya yang diolah menjadi abon,” ujarnya.

Selain itu, Boyolali juga menampilkan berbagai produk olahan sapi yang menjadi ciri khas daerah, seperti abon manis, abon pedas, dendeng, hingga olahan paru.

Tak hanya produk lokal, pameran juga diikuti pelaku UMKM dari luar Jawa Tengah. Salah satunya Fitriyati, Kepala Desa Prangat Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang membawa produk kopi KAPAK PRABU (Kampung Kopi Luwak Desa Prangat Baru).

“Kopi kami ini kopi langka di Indonesia. Hanya ada tiga titik, yaitu di Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur, tepatnya di Desa Prangat Baru. Jenisnya Liberica,” kata Fitriyati.

Ia menyebut kopi Liberica dari desanya memiliki cita rasa khas dan diminati hingga mancanegara. Pembeli datang dari berbagai negara seperti Jepang, Tiongkok, Italia, Spanyol, dan Malaysia. “Alhamdulillah peminatnya sampai mancanegara karena memang langka dan rasanya unik,” ujarnya.

Fitriyati menambahkan, kopi luwak yang diproduksi berasal dari luwak liar sehingga kualitas biji kopi lebih terjaga. “Luwaknya tidak diternak. Kopi yang dimakan luwak adalah kopi pilihan, sehingga kualitasnya sangat baik,” katanya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menilai pameran produk unggulan desa dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat perputaran ekonomi daerah, khususnya Boyolali dan sekitarnya.

“Luar biasa Hari Desa Nasional ini. Saya yakin kegiatan ini mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi Kabupaten Boyolali dan wilayah sekitarnya,” ujar Taj Yasin.

Ia menambahkan, keterlibatan pelaku UMKM dan BUMDes dari berbagai daerah membuka peluang promosi produk desa sekaligus mendorong pelaku usaha naik kelas melalui penguatan kelembagaan ekonomi desa.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes, Tabrani, mengatakan pameran di Boyolali diikuti lebih dari 90 pelaku usaha dari berbagai provinsi, termasuk perwakilan BUMDes dan UMKM lokal.

“Lebih dari 90 pelaku usaha hadir, baik dari berbagai provinsi, perwakilan BUMDes, maupun UMKM lokal Boyolali dan Jawa Tengah,” ujarnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menegaskan pameran tersebut menjadi salah satu langkah konkret untuk mendorong ekonomi desa agar pelaku usaha di tingkat desa mampu naik kelas.

“Melalui pameran produk unggulan desa ini, kita ingin memastikan desa bukan lagi pemain pinggiran, tetapi menjadi pemain utama dalam perekonomian Indonesia,” tegasnya. (E-2). 

Read Entire Article