Ilustrasi(Dok Ist)
DI tengah kondisi performa di ajang Liga 2 Championship 2025/2026 yang semakin terpuruk, PSIS Semarang yang kini berada di dasar klasemen sementara, semakin mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Kompetisi Championship 2025/2026 telah memasuki paruh kedua terus berlanjut, namun hingga saat ini masih performa PSIS Semarang belum juga bangkit hingga masih berada di dasar klasmen di Group B dengan mengantongi 4 poin dari 10 pertandingan yang dijalani, bahkan terancam terdegradasi dari liga 2 ini.
Keprihatinan terhadap club sepakbola kebanggaan warga Semarang semakin menjadi, setelah secara resmi David Glenn, owner Malut United dipastikan batal membeli saham Laskar Mahesa Jenar dengan mengakuisisi saham milik Yoyok Sukawi, sehingga muncul kekhawatiran kesulitan finansial untuk melanjutkan kompetisi mendatang.
"Tidak tercapai titik temu yang memadai pada sejumlah aspek material yang menjadi dasar transaksi penjualan saham tersebut batal," kata Juru Bicara Pemegang Saham Pengendali PT Mahesa Jenas Semarang (MJS) Joni Kurnianto.
Penjajakan dan negosiasi penjualan saham, lanjut Joni Kurnianto, sebenarnya telah dilakukan oleh PT MJS dengan calon investor dalam hal ini David Glenn yang juga owner Malut United, namun kedua belah pihak belum menemukan kesepakatan, sehingga pemegang Saham Pengendali PT MJS selaku entitas pengelola PSIS Semarang perlu menyampaikan hal ini.
Menurut Joni Kurnianto setelah melalui rangkaian pembahasan yang berlangsung secara intensif dalam beberapa waktu terakhir, Pemegang Saham Pengendali PT MJS ditegaskan bahwa rencana penjualan dan akuisisi saham tersebut secara resmi dinyatakan batal, meskipun kedua pihak telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai kesepakatan yang adil dan seimbang.
Mengutamakan kepentingan PSIS Semarang, ungkap Joni Kurnianto, keberlanjutan klub dan komitmen terhadap seluruh pemangku kepentingan maka Pemegang Saham Pengendali PT MJS memutuskan untuk menghentikan proses penjajakan dengan calon investor. "Kita menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas hubungan profesional kepadacalon investor," imbuhnya.
Menyinggung tentang keberlanjutan club sepakbola kebanggaan warga Semarang ini, Joni Kurnianto mengatakan PT MJS tetap berkomitmen menjaga stabilitas klub, kemudian melanjutkan program pembenahan internal dan memastikan PSIS Semarang dapat menjalani kompetisi secara optimal pada sisa musim berjalan.
Suporter Kecewa
Batalnya penjualan saham PSIS Semarang dengan mengakuisisi saham milik Yoyok Sukawi tersebut, membuat suporter Laskar Mahesa Jenar cukup kecewa, karena mereka khawatir atas keberlangsungan tim kebanggaan warga Semarang menjalani kompetisi mendatang.
"Jujur kami kecewa, meskipun awalnya cukup respek dan optimis terhadap proses pembelian saham tersebut," ujar Humas Suporter Semarang Extreme (Snex) Lutfi Alfarizi.
Pada malam sebelumnya, ungkap Lutfi Alfarizi, sempet ada info bahwa pembatalan penandatanganan kontrak antara Pak David Glenn dan Yoyok Sukawi, meskipun sampai siang masih optimis karena semua syarat sudah di notaris dan tinggal kedua belah pihak ketemu dan terjadi kesepakatan.
Menghadapi kenyataan ini, menurut Lutfi Alfarizi, pengurus Snex segera melaksanakan rapat kerja (raker), sehingga keputusan selanjurannya masih menunggu hasil raker yang akan dilaksanakan Minggu (16/11) malam.
Kekecewaan juga diungkapkan Ketua Umum DPP Panser Biru Kepareng, bahwa batalnya pembelian saham oleh David Glenn terhadap saham PSIS Semarang membuat optimisme terhadap tim Mahesa Jenar ini menurun. "Segera harus dilakukan langkah untuk meningkatkan kondisi tim ini," tambahnya. (H-2)

1 month ago
18






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392741/original/040732000_1761499374-000_82396WX.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5416450/original/062853400_1763451078-Harga_Apple_Watch_Series_11_hingga_Watch_Ultra_3_di_Indonesia_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411327/original/005372700_1763011048-Ellham.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4957585/original/091770400_1727772719-000_36HG47A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4332604/original/083769300_1677034000-000_339Q9N4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4110996/original/050787700_1659452347-Spotify_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388981/original/067743700_1761183805-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412907/original/006280700_1763108886-Galaxy_Z_Flip_7.png)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412562/original/065570900_1763096258-Amazon_Leo.png)
