Transformasi Praktik Medis tidak Boleh Abaikan Nilai Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan

1 month ago 30
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Transformasi Praktik Medis tidak Boleh Abaikan Nilai Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan Wakil Rektor Bidang PPMK Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt(Dok ist)

TRANSFORMASI besar saat ini yang didorong integrasi teknologi digital pada hampir tiap aspek praktik medis sejatinya tidak boleh mengabaikan kesejahteraan holistik.Untuk itu, keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kesejahteraan holistik dipandang penting dalam pelayanan kesehatan.

Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Universitas Nasional (Unas) Prof Ernawati Sinaga pada The 3rd International Conference on Health Sciences (ICHS) secara hybrid, di Jakarta.

Erna mengingatkan kesehatan sejati bukan hanya terbebas dari penyakit, melainkan juga kondisi sejahtera secara fisik, mental, sosial, dan spiritual. Karena itu, kemajuan teknologi harus tetap berpihak pada kesejahteraan manusia seutuhnya.

Menurut dia, era digital tidak boleh menggeser nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. “Layanan kesehatan sejati di era digital harus menggabungkan kekuatan inovasi dengan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan manusia secara menyeluruh,” pungkas Erna.

Turut hadir pada konferensi internasional bertajuk Pelayanan Kesehatan di Era Digital: Mengintegrasikan Teknologi dan Kesejahteraan Holistik yang digelar Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unas itu, Dekan Fikes Unas Prof Retno Widowati dan Ketua Pelaksana ICHS 2025 Dayan Hisni.

Dekan Fikes Unas Prof Retno Widowati menyampaikan tema tahun ini amat relevan dengan tantangan zaman yakni terkait dengan telemedicine yang menjembatani jarak, serta bagaimana perangkat digital mampu memantau kesehatan secara real-time.

"Namun, yang lebih penting, kita ingin menggabungkan inovasi teknologi dengan kesejahteraan holistik yang menyentuh tubuh, pikiran, dan jiwa.
Sinergi antara ilmu, teknologi dan kemanusiaan amat penting. Teknologi hanya akan bermakna jika digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia," terangnya.

Ia juga mengajak para peneliti, akademisi, dan praktisi kesehatan dari Jakarta, Vietnam, Jepang, Thailand, dan Korea Selatan, pada konferensi tersebut untuk memiliki satu visi bersama yaitu, pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi semua. "Sebab kami percaya, kolaborasi merupakan vaksin terbaik untuk melawan keterbatasan,” pungkas Retno.

Ketua Pelaksana ICHS Dayan Hisni menambahkan konferensi internasional ini menjadi bagian rangkaian Dies Natalis ke-76 Unas, sekaligus forum akademik lintas negara dari Indonesia serta mancanegara.

"ICHS ke-3 ini bertujuan memperkuat jejaring kolaborasi antarpeneliti pada bidang ilmu kesehatan, memperluas publikasi ilmiah, serta membuka ruang pertukaran pengetahuan global. Melalui konferensi ini, peserta berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian dan mempublikasikannya di jurnal internasional bereputasi," ujarnya.

Menurut dia, konferensi ini amat penting lantaran pada saat yang sama revolusi digital membawa era baru layanan kesehatan. Inovasi seperti telemedis, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), rekam medis elektronik dan wearable health tracker mengubah cara layanan kesehatan diberikan dan dinikmati.

"Maka itu, diperlukan forum ilmiah yang mempertemukan para pakar untuk bersinergi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Konferensi ini bukan hanya tentang inovasi, melainkan juga tentang cara teknologi bisa memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam praktik kesehatan," kata Dayan.

Konferensi internasional yang dipandu oleh moderator Febry Mutiariami Dahlan dan Tommy J F Wowor tersebut menghadirkan lima narasumber dari berbagai negara, antara lain, Tran Thi Hong Hanh (Nam Dinh University of Nursing, Vietnam), Prof Toshiko Tomisawa (Jepang), Parichat Wonggom (Thailand), Norma Latif Fitriyani (Korea Selatan), serta Dayan Hisni (Indonesia). (H-2)

Read Entire Article