Adly Fairuz Disebut Gunakan Panggilan Jenderal Ahmad untuk Yakinkan Calon Akpol

5 days ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Adly Fairuz. Foto: Munady Widjaja

Adly Fairuz menjadi sorotan usai dirinya digugat secara perdata senilai hampir Rp 5 miliar ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia digugat wanprestasi atas dugaan penipuan untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

Kuasa hukum korban, Farly Lumopa, mengungkap soal adanya sosok Jenderal Ahmad yang membantu agar anak kliennya bisa lolos seleksi Akpol pada tahun 2023 dan 2024. Uang sebesar Rp 3,65 miliar jadi persyaratan yang diminta saat itu.

"Awalnya disampaikan uang itu diserahkan ke Jenderal Ahmad. Saya sempat kaget dan selidiki, siapa Jenderal Ahmad ini? Karena sebagai anggota keluarga besar Polri, saya banyak kenal di lingkungan itu tapi nama tersebut asing," ujar Farly Lumopa kepada wartawan di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Farly pun terkejut saat mengetahui sosok Jenderal Ahmad. Dalam sebuah pertemuan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Farly mengetahui bahwa Jenderal Ahmad itu adalah Adly Fairuz.

"Begitu saya ketemu, saya tanya ke perantaranya (Agung Wahyono), 'Mana Jenderal Ahmadnya?', ternyata yang ditunjuk malah Adly Fairuz. Loh, ini kan artis, mana Jenderalnya? Ternyata 'Ahmad' itu diambil dari nama lengkap dia, Ahmad Adly Fairuz," ungkap Farly Lumopa.

Adly Fairuz. Foto: Munady Widjaja

Penggunaan nama panggilan 'Jenderal' diduga sengaja dipakai untuk meyakinkan korban kalau Adly Fairuz memiliki akses di institusi kepolisian.

Bahkan kata Farly, Adly sempat mengaku memiliki hubungan keluarga dengan salah satu mantan penguasa di Indonesia. Hal itu makin membuat korban percaya dan tak ragu menggelontorkan uang miliaran rupiah.

Adly Fairuz Tak Penuhi Kesepakatan Damai

Meski sempat ada kesepakatan damai di hadapan notaris untuk mengembalikan uang dengan skema cicilan Rp 500 juta per bulan, mantan suami Angbeen Rishi itu ternyata baru membayar satu kali.

"Hanya bayar sekali di awal tahun 2025, setelah itu hilang. PHP terus, bawa-bawa nama agama kalau ditagih tapi tidak ada iktikad baik," kata Farly Lumopa.

Kasus ini bermula pada awal tahun 2023 saat Abdul Hadi, melalui perantara bernama Agung Wahyono, diperkenalkan kepada Adly Fairuz yang diklaim bisa membantu meloloskan anaknya ke Akpol.

Korban menyetorkan uang total Rp 3,65 miliar. Setelah gagal dua kali pada 2023 dan 2024, pihak Adly Fairuz sempat menandatangani akta notaris pada tahun 2025 untuk mengembalikan dana tersebut. Namun, karena hanya dibayar Rp 500 juta dan sisanya menunggak, Abdul Hadi melayangkan gugatan perdata wanprestasi sebesar hampir Rp 5 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Januari 2026.

Selain perdata, kasus ini juga dilaporkan secara pidana ke Polres Metro Jakarta Timur atas dugaan penipuan dan penggelapan. Di sisi lain, Adly Fairuz juga diketahui baru saja resmi bercerai dengan istrinya, Angbeen Rishi, di periode yang bersamaan.

Read Entire Article