Menlu Sugiono Jawab Skeptisisme Multilateral: Indonesia tidak akan Gantungkan Nasib pada Sistem yang Rusak

1 day ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Indonesia tidak akan Gantungkan Nasib pada Sistem yang Rusak Menteri Luar Negeri Sugiono dalam pidato PPTM di Kemenlu RI, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.(YouTube/MoFA Indonesia)

DI tengah krisis kepercayaan global terhadap efektivitas organisasi internasional, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan pidato mengenai posisi Indonesia. Dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) di Jakarta, Rabu (14/1/2026), Menlu tidak menampik adanya keraguan besar mengenai relevansi kerja sama multilateral saat ini. 

Sugiono mengungkapkan bahwa dalam berbagai pertemuan internasional, efektivitas aturan global sering kali dipertanyakan. Tantangan geopolitik yang bergerak cepat membuat arsitektur keamanan dan ekonomi dunia saat ini seolah kehilangan taji.

“Sebagai Menteri Luar Negeri, saya mendengar langsung pertanyaan di banyak meja perundingan multilateral: ketika aturan sering dilanggar dan keputusan terlambat, apa manfaat multilateralisme bagi Indonesia?” ungkap Sugiono.

Menlu menegaskan bahwa kegelisahan ini adalah hal yang wajar dan perlu dijawab secara lugas oleh pemerintah.

“Ini adalah sebuah pertanyaan yang sah. Dan Indonesia tidak menghindarinya. Kita semua melihat sendiri bagaimana multilateralisme hari ini berada di bawah ancaman serius. Bukan karena nilai dasarnya yang keliru, tetapi karena arsitekturnya tertinggal dari realitas geopolitik, ekonomi, dan keamanan yang bergerak jauh lebih cepat,” tegasnya.

Bagi Indonesia, multilateralisme bukan sekadar forum berkumpul, melainkan instrumen strategis untuk memastikan negara tidak terjebak dalam permainan kekuasaan yang saling mematikan (zero-sum game).

Dari pengamatan itu, Sugiono menilai multilateralisme menjadi sangat krusial untuk memperluas ruang bertindak di tengah menguatnya logika hard power.

Meskipun berkomitmen, Indonesia bersikap pragmatis dan tidak akan menutup mata jika sistem global terbukti gagal menjalankan fungsinya.

“Indonesia tidak akan menggantungkan kepentingan nasional pada multilateralisme yang tidak bekerja. Namun Indonesia juga tidak akan menyerahkan masa depannya pada dunia tanpa aturan. Kita akan tetap berada di dalam sistem, sambil mendorong perubahan dari dalam,” lanjut Menlu Sugiono.

Bukti Nyata Pengaruh Indonesia di Panggung Dunia

Kepercayaan Indonesia terhadap prinsip multilateralisme dibuktikan dengan keberhasilan diplomasi sepanjang tahun lalu. Sugiono menekankan bahwa partisipasi aktif Indonesia membuahkan hasil yang konkret dan signifikan bagi kepentingan nasional.

“Komitmen ini kita wujudkan secara konkret. Sepanjang tahun 2025, Indonesia mengikuti 10 pencalonan penting di berbagai organisasi internasional, dan seluruhnya berhasil kita menangkan,” papar Sugiono dengan optimis.

Kemenangan mutlak dalam berbagai pencalonan ini dianggap sebagai cerminan besarnya kepercayaan dunia terhadap kepemimpinan Indonesia. Menutup pidatonya, Sugiono menekankan pentingnya dampak nyata dari setiap langkah diplomasi. 

“Ini bukan sekadar angka, tapi soal pengaruh dan dampak. Dan wujud kepercayaan kita terhadap prinsip-prinsip multilateralisme itu sendiri,” pungkasnya. (Dhk/I-1)

Read Entire Article