Menteri Yusril Jelaskan Alasan Setuju Pilkada tidak Langsung

1 day ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Menteri Yusril Jelaskan Alasan Setuju Pilkada tidak Langsung Ilustrasi(Antara)

PEMERINTAH menyatakan terbuka terhadap wacana penerapan kembali pemilihan kepala daerah (pilkada) secara tidak langsung melalui DPRD. PEMERINTAH menyatakan terbuka terhadap wacana penerapan kembali pemilihan kepala daerah (pilkada) secara tidak langsung melalui DPRD

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan secara pribadi dirinya cenderung mendukung pilkada tidak langsung. Menurutnya, pilkada langsung selama ini menimbulkan beban biaya yang sangat besar sekaligus berpotensi memecah masyarakat.

“Kalau saya sendiri sebenarnya lebih cenderung kepada pemilihan tidak langsung oleh DPRD, karena pemilihan langsung itu biayanya sangat mahal dan juga cenderung membelah masyarakat,” kata Yusril di Universitas Indonesia, Rabu (14/1). 

Ia menilai, dalam banyak kasus pilkada langsung, kandidat yang menang umumnya adalah mereka yang memiliki tingkat popularitas tinggi dan dukungan finansial besar. Kondisi tersebut, lanjut Yusril, membuka ruang manipulasi politik yang sulit dikendalikan.

“Biasanya yang menang dalam pemilihan langsung itu adalah mereka yang populer dan mereka yang punya uang. Manipulasi politik yang terjadi selama ini luar biasa di daerah-daerah dan sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Yusril juga menyoroti persoalan pengawasan politik uang. Menurutnya, pemilihan tidak langsung lebih mudah diawasi karena jumlah pihak yang terlibat relatif terbatas.

“Pemilihan tidak langsung itu lebih mudah diawasi karena jumlah anggota DPRD sedikit. Kalau pun terjadi suap, yang diawasi hanya beberapa orang, berbeda dengan pemilihan langsung,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan tingginya biaya pilkada langsung kerap mendorong kepala daerah terpilih untuk mencari cara mengembalikan modal politik, yang pada akhirnya berujung pada praktik korupsi.

“Di satu pihak kita ingin menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, tapi tanpa sadar kita membuka peluang terjadinya korupsi karena biaya pilkada itu besar sekali,” kata Yusril.

Meski memiliki pandangan pribadi, Yusril menegaskan pemerintah tetap akan menghormati keputusan politik yang diambil secara demokratis melalui mekanisme yang berlaku.

“Saya pasti akan duduk pada keputusan demokratis mana yang kita pilih,” pungkasnya. (Dev/I-1) 

Read Entire Article