Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Siswa di Sekolah

1 day ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, dikeroyok oleh siswanya. Pengeroyokan ini terjadi di lingkungan sekolah ketika jam belajar masih berlangsung pada Selasa (13/1) pagi.

Dalam video yang diterima kumparan terlihat guru tersebut sempat berusaha melawan para siswa. Para siswa baru berhenti menghajar guru tersebut setelah sang guru dibawa ke sebuah ruangan dengan pintu besi.

Terkait aksi tersebut, Agus mengatakan pengeroyokan itu dipicu adanya siswa yang menegurnya dengan kata yang tidak pantas. Saat itu Agus tengah berjalan di depan kelas.

"Menegur dengan tidak hormat dan tidak sopan kepada saya, dengan meneriakkan kata yang tidak pantas kepada saya saat belajar," kata Agus, Rabu (14/1).

Usai mendengar ucapan itu, Agus masuk ke dalam kelas. Ia meminta siswa yang mengucapkan kalimat tersebut mengaku. Pelaku mengaku, tapi bukan meminta maaf, dia malah menantang Agus.

"Dia langsung menantang saya, akhir saya refleks menampar muka dia," ujarnya.

Tindakan tamparan itu, kata Agus, sebagai teguran dan pendidikan moral. Namun, sang siswa bereaksi marah sehingga harus dimediasi oleh guru-guru lainnya.

Di sisi lain sejumlah siswa mengaku Agus telah menghina salah satu murid dengan perkataan 'miskin' yang memicu keributan tersebut. Namun, menurut Agus, perkataan itu dalam konteks motivasi dan tidak bermaksud menghina.

"Iya saya melontarkan sebagai motivasi, saya tidak bermaksud mengejek. Saya menceritakan secara umum. Saya mengatakan, 'kalau kita kurang mampu, kalau bisa jangan bertingkah macam-macam'. Itu secara motivasi pembicaraan," ungkapnya.

Agus dan para siswa sempat dimediasi. Saat itu Agus memberikan pilihan kepada siswanya untuk membuat petisi jika tidak menginginkan dirinya mengajar lagi. Ia juga meminta siswanya berubah. Di sisi lain para siswa meminta Agus menyampaikan permohonan maaf. Mediasi menemui jalan buntu.

"Setelah mediasi, saya diajak komite ke kantor. Di saat itulah terjadi pengeroyokan," ujarnya.

Keributan itu terjadi hingga jam belajar selesai pada sore hari. Para siswa yang tidak terima, mengancam Agus hingga melemparinya dengan batu.

Agus sempat bereaksi dengan mengacungkan celurit. Tindakan itu kata Agus untuk menggeretak para siswa sehingga membubarkan diri.

"Kebetulan kami itu SMK pertanian, memang kayak cangkul dan celurit lainnya memang tersedia di kantor. Kenapa saya memakai itu? Agar mereka bubar, tidak ada niat lain saya untuk itu. Pada kenyataannya mereka juga tidak bubar, malah melempari saya dengan batu," terang Agus.

Dari pengeroyokan itu, Agus mengalami memar di badan dan pipinya. Ia mengadukan masalah ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk ditindaklanjuti.

Read Entire Article