Usai Direhabilitasi Presiden, Dua Guru di Luwu Utara Disambut bak Pahlawan

1 month ago 19
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Usai Direhabilitasi Presiden, Dua Guru di Luwu Utara Disambut bak Pahlawan Rasnal dan Abdul Muis disambut meriah setelah kembali menjadi ASN.(MI/Lina Herlina)

SORAK-SORAI dan tari Paddupa menyambut mereka di perbatasan kota. Belasan kilometer, guru dan siswa berbaris, mengenakan pakaian batik PGRI. Mereka bukan menyambut pejabat atau artis, melainkan dua guru, Rasnal dan Abdul Muis, yang baru saja menyelesaikan episode kelam kehidupan. 

Dari puncak karier sebagai kepala sekolah, terjun ke dalam bui dan dipecat tidak hormat, lalu bangkit kembali setelah Presiden RI turun tangan merehabilitasi status mereka. Ini bukan sekadar penyambutan, melainkan pesta kemenangan atas tegaknya keadilan yang sempat hilang.

Kisah ini berawal dari sebuah vonis. Rasnal, yang saat kejadian menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara (dan kemudian dipindahkan ke SMA Negeri 3 Luwu Utara), bersama rekan sejawatnya, Abdul Muis, dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung. 

Hukuman penjara dan pemecatan tidak terhormat oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi noda hitam yang mengakhiri karier mereka sebagai ASN.

Namun, badai itu justru memicu angin perubahan. Kasus mereka menyebar luas dan menjadi viral di media nasional. Viralitas inilah yang menjadi karpet merah, menurut pengakuan Abdul Muis, yang membawa mereka hingga ke hadapan penguasa negara.

Dalam pernyataannya yang penuh syukur, Rasnal secara khusus menyampaikan penghargaannya yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto. "Dengan tulus, beliau melihat secara paripurna persoalan ini wajib dilindungi," ujarnya. 

Ia mengonfirmasi bahwa Presiden menggunakan hak prerogatifnya untuk memberikan rehabilitasi. Keputusan Presiden (Keppres) itulah yang kemudian menjadi dasar hukum bagi pengaktifan kembali status mereka sebagai ASN, yang secara resmi ditandatangani pada Senin (17/11).

Sementara Rasnal lebih banyak berbicara tentang proses hukum di tingkat elite, Abdul Muis menyoroti kekuatan akar rumput yang mendorong perubahan. Ia mengenang sebuah momen dramatis pada 4 Oktober, ketika gerakan solidaritas PGRI mendatangkan ribuan massa. 

"Pada saat itu saya menyatakan sumpah dengan keimanan saya, apabila saya memanipulasi dana komite maka saya siap bertanggung jawab di hadapan Allah," tegas Muis. 

Ia meyakini, sumpah inilah yang menjadi jalur takdir yang membawa mereka ke Istana.

Perjuangan ini menunjukkan wajah PGRI yang solid. Ketua PGRI Kabupaten Luwu Utara, Ismarudin, menjadi tokoh kunci yang menggerakkan seluruh jaringannya, dari tingkat TK hingga SMA. Rasa syukur ini tercermin dalam undangan resmi PGRI yang menggalang seluruh 'Keluarga Besar SMAN 3 Luwu Utara' untuk menyambut kedatangan kedua guru tersebut dengan mengenakan seragam batik PGRI.

Selasa (18/11) menjadi hari yang bersejarah. Iring-iringan kendaraan penyambut sudah menanti sejak perbatasan Kota Palopo dan Luwu Utara. Sepanjang jalan, suara gemuruh sorak-sorai dan kibaran bendera menyambut Rasnal dan Muis layaknya pahlawan yang pulang dari medan perang. 

Sesampainya di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Luwu Utara, mereka disambut dengan Tari Paddupa, sebuah penghormatan adat yang tinggi.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Luwu Utara, Jumal Djalaluddin Kaddulussa, yang mewakili Bupati Andi Abd Rahim, menyampaikan pesan penting. "Mohon kiranya tidak ada lagi polemik yang terjadi. Kalau masih ada lagi narasi-narasi yang berkembang, tidak perlu ditanggapi lagi," tukasnua

Pesan yang sama diulang oleh Rasnal dan Muis. Mereka meminta semua pihak untuk menghentikan cerita-cerita yang kurang enak dan berpolemik.

"Kami akan start dari nol untuk bekerja sebagai ASN," tegas Rasnal yang ditambahkan Muis, "Demo hentikan sampai di sini... karena tujuan kita sudah tercapai."

Mereka memilih untuk menutup lembaran kelam itu dan memulai babak baru. (LN/E-4)

Read Entire Article